Memilih Calon Ibu yang Baik

Seorang lelaki, pasti ingin memiliki seorang istri yang baik. Jika ia seorang muslim, tentu ingin mendapatkan seorang istri yang sholehah.  Tak terkecuali yang nulis artikel ini ^^. Istri yang sholehah, insyaAllah akan memberikan ketenangan dalam mengarungi bahtera rumah tangga bersama suami dan anak-anaknya. Dia akan menjadi penyemangat buat suaminya dan pendidik yang baik buat anak-anaknya. Dan anak yang sholeh dan sholehah adalah dambaan bagi seorang suami, yang merupakan kepala rumah tangga sekaligus sebagai imam bagi seluruh anggota keluarganya yang akan dimintai pertanggungjawabannya kelak.

Untuk mewujudkannya, ia terlebih dahulu harus memilihkan calon ibu yang terbaik buat anak-anaknya kelak. Janganlah mengambil resiko dengan memilih seorang calon ibu yang belum baik agamanya. Mungkin kita berkeinginan mengubahnya menjadi seorang wanita sholehah yang kita dambakan. Tapi betapa banyak seorang suami yang malah mengikuti agama istrinya, karena besarnya cinta pada istrinya tersebut. Karena cinta itu kadang membuat ingin sejalan dan tidak mau berselisih dengan istrinya. Sehingga si suami malah sering mengikuti istrinya, dengan alasan daripada istrinya sedih atau marah-marah.
Ada atsar dari seorang salaf,

“Wahai anakku, janganlah kecantikan seorang wanita itu membuat kamu lupa menelusuri asal usulnya atau nasabnya. Karena menikahi wanita yang mulia, adalah tangga menuju kemuliaan”.

Walaupun nasab tidak berpengaruh secara langsung, tapi pada umumnya apabila merupakan keturunan dari keluarga yang baik maka diharapkan orang tersebut memiliki kemuliaan juga. Oleh karena itu Nabi dipilih dari nasab yang mulia, begitu juga istrinya.
Abul Aswad berkata kepada anak-anaknya, sebuah kata yang penuh dengan hikmah. Kata beliau,

“Anak-anaku.., ayah telah berbuat yang terbaik untuk kalian, pada waktu kalian masih kecil dan ketika kalian dewasa. Bahkan ketika kalian belum lahir”. Anaknya bertanya dengan heran “Wahai ayahanda, kenapa bisa demikian..;berbuat baik ketika kami belum lahir”. Beliau menjawab, “Ayah berbuat baik kepada kalian, karena ayah memilihkan kalian seorang ibu yang baik, yang belum pernah kalian cela dia”.

Betapa besar pengaruh seorang ibu terhadap anak-anaknya kelak. S’moga Allah memberikan kepada kita istri-istri yang sholehah sebagai penyejuk mata serta pendidik yang baik buat anak-anak kita kelak. Amiin!!

Klik Donlud untuk mendengarkan rekaman lengkapnya bersama Al Ustadz Luqman Jamal Lc [pimpinan dari Pondok (Ma’had) Tanwirus Sunnah, Gowa, Sulsel]

Iklan

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s